CINCIN BAHAN TANDUK


Seni Kerajinan Tanduk adalah proses pembuatan aneka macam barang menggunakan peralatan tradisional atau modern dengan memanfaatkan tanduk binatang sebagai bahan utamanya.
Tidak semua jenis tanduk binatang dapat diolah menjadi sebuah kerajinan tanduk.,Menurut kang Asep selaku pembuat ring berbahan tanduk mengungkapkan bahwa jenis tanduk yang bagus untuk diolah menjadi sebuah seni kerajinan tanduk adalah tanduk yang berasal dari binatang sapi dan kerbau, dikarenakan jenis tanduk ini mudah untuk diproses karena mengandung zat kapur dan minyak (lemak), kelebihan kedua jenis tanduk ini jika di bengkok kan tidak patah setelah dipanaskan pada suhu tertentu dengan menggunakan alat khusus.




Sedangkan tanduk yang berasal dari binatang lain seperti tanduk kambing, rusa dan lainnya sangat sulit untuk diolah (dikerjakan), dikarenakan mengandung zat kapur yang tinggi sehingga tanduk tersebut menjadi keras dan mudah patah bila di bengkok kan. Dengan demikian tanduk jenis ini hanya dibersihkan bagian luarnya saja dan tidak dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti sendok nasi, tempat cincin, gelang dan lainnya sebagai mana yang dihasilkan dari tanduk sapi dan kerbau.

Dari segi warna, tanduk kerbau dan sapi mempunyai karakter yang hampir sama, yaitu hitam legam, akan tetapi terkadang dijumpai warna lain yang khas di kedua jenis tanduk ini. Seperti pada tanduk kerbau warna hitam dan putih, terkadang sedikit coklat tua. Sedangkan pada tanduk sapi dijumpai warna “slap” yaitu warna kehitaman yang disertai sedikit ke kuning-kuningan dan coklat transparan. Warna-warna ini dapat terlihat dengan sinar lentera pada saat tanduk akan diproses, karena biasanya warna ini ada di tengah daging tanduk, bagian pangkal tanduk.




Panjang tanduk kerbau kurang lebih 25 cm s/d 70 cm terkadang ada yang panjangnya 80 cm keatas, sedangkan panjang tanduk sapi antara 30 cm s/d 50 cm. Namun akhir-akhir ini, menurut pengrajin sangat sulit untuk mendapatkan tanduk kerbau dengan panjang maksimal sehingga kerajinan tanduk yang membutuhkan bahan dengan panjang tertentu tidak bisa di produksi secara massal sebagai mana sebelumnya. Jadi otomatis harga menjadi agak mahal.

No comments:

Post a Comment